pesan terakhir

Posted: February 29, 2012 in sebuah puisi
Tags: ,

waktulah yang mengobati luka, waktu juga yang membuat kita lupa.

tidak selamanya karena “sesuatu” itu tersimpan terus pada “kotak harta karun waktu yang lalu”

dan bisa kita buka dimasa mendatang.

saya juga ngga pernah lupa pada masa lalu,

kadang saya juga membuka kembali ingatan itu tapi bukan untuk disesali.

justu bersyukur telah “melepas” mereka hingga mendapatkan yang terbaik.

suatu saat kamu akan mensyukuri telah “melepasnya”.

sekarang biar waktu yang bicara, mengobati luka..

memang menyakitkan tapi Tuhan pasti punya  rencana.

Semoga kamu bahagia bersamanya..

from MA..

selalu ku ingat ungkapan tersebut.

menyedihkan memang. tp aku harus menjadi wanita yang lebih kuat.

tersirat perasaan sakit karena telah menyakiti seorang manusia Adam yang tak bersalah.

akulah yang salah, tapi inilah keputusanku.

aku harus berpikir dengan otakku, bukan dengan perasaanku.

sesuatu yang memang telah dilarang oleh Allah, terasa indah di awalnya.

HANYA DI AWALNYA.

tapi Allah lebih mencintai umat-NYA, Allah menginginkan akhir yang bahagia untuk kita.

walaupun awalnya terasa sakit, tp pasti buahnya akan terasa manis..

aku percaya itu..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s